Kamis, 07 April 2011

INFLASI

INFLASI

Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikkan harga berlangsung secara terus-menerus  dan saling mempengaruhi.istilah inflasi juga di gunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala di lihat sebagai penyebab meningkatnya harga.
Jenis-Jenis Inflasi
A.      Berdasarkan tingkatannya
·         Inflasi ringan, yaitu < 10 %
·         Inflasi sedang, yaitu  10% - 30%
·         Inflasi berat, yaitu 30% - 100%
·         Hiperinflasi, yaitu > 100%

B.      Berdasarkan sumbernya
·         Luar negeri  ada kenaikkan harga di luar negeri.
·         Dalam negeri adanya percetakan uang baru oleh pemerintah,penepatan anggaran defisit,kegagalan panen.

C.      Berdasarkan penyebabnya
·         Karena tariknya permintaan
·         Karena desakan produksi

D.      Berdasarkan pengaruh terhadap harga
·         Inflasi tertutup adalah kenaikkan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu.
·         Inflasi terbuka adalah kenaikkan harga terjadi pada semua barang secara umum.
·         Inflasi yang tidak terkendali adalah serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama di sebabkan nilai uang terus merosot.

Sebab – sebab kemunculan inflasi :

·         Inflasi  karena naiknya permintaan.
·         Inflasi yang terjadi karena naiknya biaya produksi.
·         Inflasi yang berasal dari dalam negeri
·         Inflasi yang berasal dari luar negeri.






Dampak Negatif Inflasi :

ü  Infalsi akan menjadi turunan pendapatan Riil masyarakat  yang memiliki penghasilan tetap.
ü  Inflasi menyebabkan turunnya nilai Rill kekayaan masyarakat yang berbentuk kas,karena nilai tukar kas (uang) tersebuta akan menjadi lebih kecil,karena secara nominal (sesuai angka yang tertera di mata uang ) harus menghadapi harga komoditi per satuan yang lebih besar.
ü  Inflasi akan mnyebabkan nilai tabungan masyarakat menjadi turun,sehingga orang akan cenderung memilih menginvestasikan uangnya dalam aktiva yang lebih baik,dari pada menabungkannya ke Bank.
ü  INflasi akan menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi terhambat .

Dampak Positif Inflasi :

ü  Inflasi yang terkendali menggambarkan adanya aktivitas ekonomi  dalam suatu Negara.
ü  Inflasi terkendali merangsang masyarakat untuk terus berusaha bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraanya,agar tetap dapat mengikuti penurunan nilai Rill pendapatannya.

Di dalam perekonomian Indonesia saat ini,telah di tempuh banyak kebijaksanaan untuk mengendalikan inflasi ,dan selalu berusaha bahwa inflasi di dalam negeri akan di usahakan terus di bawah dua digit, mengingat pertumbuhan ekonomi kita yang,meskipun sudah cukup tinggi (+/- 8 % di tahun 1995/96 ),namun masih menghadapi masalah – masalah ekonomi lainnya.

Benci Bilang Cinta


Benci Bilang Cinta


Kisah ini di mulai saat aku mengenal “Rama”seorang siswa ter keren dan ter tajir di sekolahku,awalnya aku hanya mengenalnya sebatas tau namanya saja…karna selain dia ketua Basket dan Vokalis Band di sekolahku,aku hanya seorang anak biasa,ayahku hanya seorang tukang kebun di sekolahku sedangkan ibuku hanya seorang pedagang nasi uduk di kantin sekolahku,aku bisa sekolah di SMA terfaporit ini semua karna kebaikan pemilik sekolah ini tak lain adalah Bokap nya Rama.

Awal pertama pertemuanku tak menyenangkan karna dia menabrakku saat aku sedang naik sepeda menuju sekolah,bukannya nolongin dan minta maaf dia malah membentak-bentakku,malah bilang aku  yang salah,ga punya mata lah…setelah itu dia langsung cabut gitu aja,setelah dia berlalu dari hadapanku…aku hanya bisa berdumel dalam hati “Dasar orang kaya sombong”,ya meskipun dia cuet abis tapi bukan tipe aku cowo sombong kaya dia.

Pas pulang sekolah aku melihat sepedaku sudah hancur berantakan,itu semua karna “Rama”,padahal hanya sepele gara-gara parkir sepedaku deket mobil mewahnya.dia bilang padaku merusak pemandangan,dasar cowok menyebalkan,akhirnya saking aku kesal di buatnya,ES teh manis yang sedang ku pegang di tangannku,langsung saja aku tumpahkan ke mukanya,biar tahu rasa orang sombong itu,Akhirnyan mulai saat itu aku menjadi Musuhnya di sekolah…

Tapi ntah apa yang terjadi permusuhan itu kini menjadi rasa yang berbeda,rasa sayang,rasa cinta,rasa ingin selalu bersama,,suatu hari “Rama”datang ke rumahku untuk minta maaf karna selama ini selalu menggangguku,ternyata  jika aku mengenal Rama lebih dekat,dia orangnya baik dan asyik  loh…

Ternyata perasaanku yang kurasakan padanya sama seperti perasaan dia padaku,dia menyatakan perasaanya padaku saat perayaan Valentine di sekolah,sungguh aku tak percaya,seisi sekolahpun tak percaya,dan di situ aku pun menerima cintanya,dan menjadi kekasihnya yang paling bahagia karna dia sangat memanjakanku.

Ternyata orang Bilang “Benci bilang Cinta “itu bener adanya,hehe….kalau ingat itu aku ingin tertawa.

NIKO

                                              NIKO


Banyak kisah cinta yang kulihat dan kudengar,tapi sayang tak pernah kualami sendiri.Banyak juga orang yang heran dan menganggapku aneh.ko bisa sih,gak pernah jatuh cintrong apa ya,atau belum pernah pacaran ya,begitu komentar teman –temanku.dan seperti biasanya,aku cuek saja tiap kali mendengar celotehan mereka.memang diantara anak kelas III IPA 2,akulah mungkin yang dianggap paling aneh.Ah,biarin aja.aku sama sekali gak peduli.

Aneh,kenapa sih orang selalu menganggap pacaran itu penting.seakan-akan kalau sudah pacaran bisa dianggap hebat gitu.apa hebatnya sih,makhluk yang bernama cowok itu.padahal mereka itukan Cuma mau enaknya doang.lihat aja si Andre,cowok paling cute disekolahku,yang jadi bintang basket dan paling tajir.banyak lho,cewek yang pingin jadi pacarnya.padahal menurutku sih,dia biasa-biasa aja tuh.lha wong sukanya Cuma gonta-ganti pacar doang.baru beberapa hari jalan sama SI Tika,eh,besoknya ku lihat sudah gandengan sama cewek lain dan masukin cewek itu ke dalam mobilnya.ku piker buat apa sih,mereka berbuat begitu?Pa untungnya,apakah dengan memacari banyak cewek begitu bisa dikatakan hebat?Ga lah yaww…..

Kadangkala aku merasa iri juga,saat melihat teman-temanku berdua-duaan.kayak si rini sama si raka tuh,yang tiap hari lengket terus kayak perangko.kemana-mana slalu bareng,ke kantin juga bareng.Wuih,kayaknya yang lain itu dianggap gak ada.AH,enak aja,emangnya aku di anggap apaan.atau kaya si Ayu sama si Tendy yang kebetulan jadi temen satu kelasku.mentang-mentang sekelas sampai-sampai duduk pun harus selalu sebangku.ko mau-maunya sih.apa nggak bosan ya?

Kupikir lebih baik aku nggak pacaran dulu deh.nanti makan ati mulu,kayak si Mira tuh,yang brokenheart gara-gara di putusin sama si Dika.trus,nangis-nangis di kelas lagi.pokoknya bikin pusing,deh.meskipun tak sedikit juga kisah-kisah manis seputar cinta yang ku tahu,tapi entahlah,semua itu tak membuat hatiku bergeming.sepertinya  malah lebih banyak ruginya.apalagi kalau ku ingat kisah si Andre sama si Roy yang berantem Cuma gara- gara rebutin pacar,sampai-sampai di siding sama guru-guru.bikin malu saja.

Dan mungkin cerita cinta seperti itulah,yang membuat hatiku makin kekeuh untuk tak mau pacaran dulu,sampai-sampai kalau ada yang mau deketin ,aku selalu pasang tampang galak and sangar abis.lebih baik aku belajar aja dulu dan nyenengin hati orang tua,’tul gak!!!Namun kala virus merah jambu itu datang,tak kuasa kutahan serangannya yang begitu dahsyat.kokohny benteng pertahanan yang selama ini ku jaga,runtuh seketika,saat Niko datang membawa secercah cahaya cinta itu ke dalam hatiku.awalnya kami berjumpa secara tak sengaja.ketika itu hujan turun dengan deras,bel pulang sekolah juga sudah berdentang berkali-kali.

Segera ku langkahkan kaki ke luar kelas,dengan lesu ku pandangi air hujan yang terus mengguyur tiada henti,Yah kenapa sih aku bisa lupa bawa paying?padahal aku kan sudah tau kalau sedang musin hujan.entah sudah berapa lama aku menunggu,hingga tak terasa hujan pun berhenti.segera kulangkahkan kakiku ke luar dari gerbang sekolah.Ah sial,jalan raya yang ada di depanku terendam air hingga beberapa senti.sepatuku jadi basah,Deh.jadi terpaksa harus ku copot.baru saja ku lepas sepatu sebelah kiriku,sebuah suara mengagetkanku dari belakang.

“Wah,sepertinya aku harus buka sepatu juga nih,”ujar sosok itu.spontan saja,aku segera menoleh kea rah sumber suara.Ah,itu si Niko,ku lihat ia tersenyum  manis kepadaku.sejak saat itulah,wajah putih dan senyum manisnya it uterus membayang di dalam benakku.sungguh tak ku sangka kalau aku akan merasakan getaran-getaran aneh yang tak ku tahu sebelumnya,entah apa itu.Mulanya aku tak peduli dan tetap cuek seperti biasanya.aku juga tak terlalu memperhatikannya,walaupun kami sering berpapasan,karena kelasnya bersebelahan dengan kelasku,hingga kmudian,kami bertemu kembali saat sedang mengurus berkas-berkas pendaftaran PMDK di ruang guru.ketika itu,aku sedang berkonsultasi dengan Bu Rina,saat ku lihat ia datang menghampiri kami.ternyata ia juga mendaftar PMDK pada PTN yang sama denganku.hanya saja mengambil jurusan yang berbeda,kamipun kemudian sama-sama berkonsultasi kepada Bu Rina.Oleh beliau,kami di sarankan untuk secepatnya melengkapi  berkas-berkas pendaftaran,akhirnya kami sepakat untuk menyanggupinya.

Pagi itu,aku ingin menyerahkan berkas-berkas pendaftaran PMDK pada Bu Rina,baru saja kulangkahkan kakiku menuju ke ruang guru,si Niko Nampak tergopoh-gopoh menghampiriku”Eh,kamu sudah fotocopi rapot belum?”tanyanya dengan suara naik turun yang segera ku jawab dengan gelengan kepala.”kalau begitu,aku nitip sekalian foto kopiin ya,nih uangnya.sory,aku harus balik lagi nih,soalnya surat pernyataanku tertinggal di rumah,”lanjutnya yang lagi-lagi Cuma bisa ku jawab dengan bahasa isyarat.segera kuanggukkan kepala saat ia menyerahkan buku rapotnya.dan tak lupa ia memberikan senyum termanisnya padaku,Ah.getaran-getaran yang dulu pernah kurasakan itu kini datang lagi melanda hatiku.

                                                ***
Setahun sudah berlalu kami pun tak pernah berjumpa lagi.dari yang ku dengar,ia sudah di terima PMDK sebenarnya aku juga di terima PMDK di PTN yang sama dengannya,tapi sayang tak jadi ku ambil.orang tuaku keberatan dengan biaya masuk yang di kenakan .jadi aku tak bakal ketemu lagi dengan si NIko.tapi aku masih menyimpan angan-angan suatu saat kami bisa ketemu kembali.aku hanya ingin berterima kasih padanya,karena sudah mengisi sudut kecil di ruang hatiku dengan senyum manisnya itu hingga kini tiap kali hujan berehenti,dan air menggenang di halaman rumahku,aku selalu teringat padanya.Ah,Niko…masih ingatkah kau padaku.

                                                ***


















Segitiga Beda Sisi

Segitiga Beda Sisi


PAGI-PAGI sekali,saat gue nyabu nyarap bubur ayam di depan sekolah,Zia menghampiriku.
Mie,gue boleh nanya nggak?”tanyanya ke gue sehabis pesan gado-gado.”Gue mau nanyain tentang seseorang sama lo,”cerocos Zia tak beri kesempatan.”Setau gue,lo kan deket sama Marcell,lo pasti tahu dong semua hal-hal yang berkaitan dengan dia.hobinya,tempat tongkrongannya,atau tipe ceweknya.Bantuin gue ya,Mie!”Zia memohon.

“Ooo, jadi lo mau ngegebet si marcell neh…ciehhh”
“Bener kan lo tau tentang dia?”
Akhirnya gue bilangin juga kalo Marcell itu jago basket dan bisa main biola.”Berarti bisa nyanyi juga cdong!”celetuk Zia penuh semangat.
“Nyantai aja kale.sorry nih,untuk yang satu ini,dengan sangat menyesal gue harus bilang :suaranya tuh fals!”

“Trus,tipe ceweknya gimana?”Zia tak peduli.”Dia suka cewek yang enak diajak ngobrol,pengertian,nggak posesif-mau tau semua yang dia lakuin.pokoknya cewek itu model easy going.kalo Marcell pengen curhat,ya dia dengerin,tapi kalo nggak,ya diemin aja,”jawab gue panjang lebar.

“Menurut lo,gue termasuk tipe nya nggak?”Tanya Zia pantang menyerah,sekalipun kali ini mendadak tampak lesu.”kalo lo mau dia suka sama lo,bukan berarti lo harus jadi tipe cewek kayak yang ada dipikirannya.be your self aja kale…”
                                   
                                    ***
SUATU siang di kelas.
“Mar,lo ikutan servey ke anyer nggak?”Tanya gue sambil mencondongkan kepala ke tempat duduk Marcell.”Emangnya siapa aja yang bakalan ikut?”Marcell balik bertanya.
“lo ini gimana sih?ditanya kok malah balik bertanya .Ya,paling pengurus inti sama seksi humas,”jawab gue.”Berangkat jam berapa?”Tanya Marcell dengan tatapan matanya yang bikin gue salting.

Nggak tau sejak kapan Marcell terasa karib dengan gue.dia sering menceritakan segala kekhawatirannya,kebahagiaannya,dan segala kebimbangannya pada gue.gue juga nggak tau,sejak kapan gue mulai menunggu ceritanya,keluh kesah,dan tentunya tatapan matanya yang terkadang menampakan kesedihan.
“Besok ngumpul di skul,jam 7 biar nggak kena macet.juga kita bisa lebih lama di sana,”jawab gue penuh semangat.Ooo,…,,lagi-lagi mata itu bikin gue begitu terlena.

“Oya,Mie!lo jangan lupa bawa bikini,ya!udah lama gue nggak liat cewek pake bikini!”Parah!

                                    ***
Sesampai di anyer,seusai santap siang,gue dan teman-teman mutusin bermain-main di pantai.semuanya terlibat,nggak ada yang nggak ikut nyebur ke air.begitu matahari nyaris ambles di cakrawala,teman-teman beranjak ke conttage-kecuali gue dan Marcell.
“Lo ga masuk,Mie?ntar masuk angin loh,”Ucap marcell sambil duduk di sebelah gue.
“Ntar lagi aja.di Jakarta kan lo nggak bakalan ngeliat sunset yang begini indahnya,”sahut gue sambil terus memandangi laut.Romantik amat,ya…”kalo lo mau ke dalam,nggak apa-apa kok,”Sambung gue sambil memainkan pasir.

Tiba-tiba saja gue udah berada dalam pelukan Marcell.gue kaget,tapi gue bener-bener ngerasain kehangatannya.”Gue nggak akan ninggalin lo sendirian.lo masuk,ya…baju lo udah basah gini!”bisik Marcell sambil agak melonggarkan pelukannya.Entah karena terbawa suasana pantai yang menghanyutkan atau karena terpukau tatapan mata Marcell yang juga sama-sama menghanyutkan,gue nggak sanggup menolak saat bibirnya mendekati muka gue.justru di saat itu,mendadak gue teringat wajah Zia yang selalu berseri-seri kala membicarakan Marcell.gue menarik tubuh dari pelukannya.

“Sorry Mie,bukannya gue mau berbuat yang nggak sopan sama lo.Gue…”
“Udahlah,Mar,nggak usah dibahas,”sergah gue mengigil.”Mie,selama ini gue bener-bener sayang sama lo.Cuma lo yang mau dengerin semua cerita gue.Cuma lo yang selalu bantu ngadepin masalah-masalah gue,Mie.selama ini gue nggak yakin apa harus jujur sama lo.gue takut kehilangan lo kalo lo tau semua ini.tapi gue juga nggak ingin suatu hari nanti ngerasa nyesel karena nggak ngungkapin isi hati gue.Mie,gue ingin selalu melindungi lo.gue ingin jadi cowok lo.lo mau kan?”ucap Marcell sambil menatap gue tajam.

“Mar,apa lo nggak tau kalo Zia itu suka sama lo?gue nggak mau nyakitin perasaan dia.lagi pula Zia itu lebih dari segalanya,Mar,”sahut gue.
Gue mulai merasa mual.”Tapi,Mie,cinta kan nggak bisa di paksain,apa gue salah kalo gue lebih milih lo ketimbang Zia?gue lebih milih lo walau lo nggak lebih pinter,lebih kaya dari Zia.gue sayang sama lo walau lo sering ngeledekin gue dan terkadang galak sama gue.itu namanya cinta yang tulus.Mie.lagi pula siapa yang bilang lo nggak lebih cantik dari Zia?lo punya sesuatu yang nggak dimiliki cewek lain.”

Gue lihat ada yang terluka dalam hati Marcell.gue lihat itu dari tatapan matanya.haruskah gue menyakiti Marcell?tapi gue juga nggak sanggup membuat Zia merasa kecewa!”Tapi,Mar,gimana lo bisa milih gue ketimbang Zia,padahal lo belum satu kalipun ngobrol sama dia?kenapa enggak lo coba dulu?siapa tau aja lo bisa ngerasain chesmystri?siapa tau lo juga bisa curhat-curhatan sama dia….”

                                    ***
TIGA  bulan sejak kejadian di Anyer,gue lihat marcell begitu mesra dengan Zia.tak jarang gue diajak berpergian bareng mereka.Marcell selalu memperlakukan Zia dengan sangat romantis dan istemawa.Cemburukah gue?Mungkin…Mungkin juga gue merasa agak menyesal,tapi mungkin inilah jalan terbaik.

Ah,biarlah segitiga di antara kami tidak sama kaki,tidak pula sama sisi.Mencari,Mendapatkan dan memelihara persahabatan jauh lebih susah ketimbang memburu,menangkap,dan memelihara kekasih.Aku percaya,tuhan akan menjadikan segalanya indah pada waktunya.














Sepeda Cinta “Pangeran Kodok dan Putri keong”

Sepeda Cinta
“Pangeran Kodok dan Putri keong”


(di tengah hiruk pikuk lampu merah perempatan harmoni)
“I’m sitting here in the boring room, it’s just another rainy Sunday afternoon
I’m wasting my time, I got nothing to do,I’m hanging around,I’m waiting for you,But nothing ever happens and I wonder”

Bian yang kala itu hanya memakai kaos oblong dan celana pendek yang memperlihatkan betisna yang gede dan bulu kaki yang lebat cuek aja,terus bernyanyi walaupun beberapa pasang mata pengendara motor di kanan dan kiri kami bingung melihat kelakuan kami berdua.

“Astaga…hari gini masih ada aja yang pacaran naik sepeda BMX…”sayup-sayup terdengar percakapan pengendara motor sebelah kami dengan yang di boncengnya.
“Yok  putri keong sebutan sayang Bian padaku,dah ijo tuh lampunya genjot lagiii…”semangat Bian mengayuh di tanjakan lampu merah sambil melewati beberapa orang polisi yang sibuk bercengkrama.

“Mana ada sepeda di tilang…kalo mau tilang aja ambil nih sepedanya,”guyon Bian.kurasakan angin malam menerpa wajahku yang duduk nangkring di depan ,sambil sesekali mengomentari orang-orang yang kami lewati,bercerita tentang apa saja yang saat itu teresit dalam otakku.Bian tetap dengan sepeda yang di kayuhnya.

(selepas harmoni,melewati pasar baru dan gunung sahari)
“I wonder how,I wonder why…yesterday you told me’bout the blue blue sky
And all that I can see is just another lemon tree,I’m turning my head up and down
I’m turning turning turning turning turning around
And all that I can see is just a yellow lemon tree.and I wonder.wonder…”
“kamu capek ga sih?”(pertanyaan basa basi yang sebenarnya ga’perlu aku tanyain)
“yah cape lah,gile liat nih betis tambah gede.”canda pangeran kodok sebutan syangku pada Bian sambil mendorong sepeda menyebrangi jalan.

“Wakakakaka betisnya tambah seksi,apalagi bulunya bisa buat bikin kemoceng!”balasku sambil mengikutiny berlari kecil.”Ok,hampir sampai di tujuan nih mengantar putri keong yang manja banget!”
“I wonder how,I wonder why,yesterday you told me’bout the blue blue sky
And all that I can see,and all that I can see,and all that I can see,
Is just a yellow lemon tree.”Akhirnya sampaiiii….,”teriakku.
“terima kasih ya pangeran kodokku sayang,putri keong sudah tiba dengan selamat di istana.”
“Hehehehe… kamu sudah selamat putri keong ,aku yang belum nih…perjuangan belum berakhir putriku…”



























Sepeda Cinta
“Pangeran Kodok dan Putri keong”


(di tengah hiruk pikuk lampu merah perempatan harmoni)
“I’m sitting here in the boring room, it’s just another rainy Sunday afternoon
I’m wasting my time, I got nothing to do,I’m hanging around,I’m waiting for you,But nothing ever happens and I wonder”

Bian yang kala itu hanya memakai kaos oblong dan celana pendek yang memperlihatkan betisna yang gede dan bulu kaki yang lebat cuek aja,terus bernyanyi walaupun beberapa pasang mata pengendara motor di kanan dan kiri kami bingung melihat kelakuan kami berdua.

“Astaga…hari gini masih ada aja yang pacaran naik sepeda BMX…”sayup-sayup terdengar percakapan pengendara motor sebelah kami dengan yang di boncengnya.
“Yok  putri keong sebutan sayang Bian padaku,dah ijo tuh lampunya genjot lagiii…”semangat Bian mengayuh di tanjakan lampu merah sambil melewati beberapa orang polisi yang sibuk bercengkrama.

“Mana ada sepeda di tilang…kalo mau tilang aja ambil nih sepedanya,”guyon Bian.kurasakan angin malam menerpa wajahku yang duduk nangkring di depan ,sambil sesekali mengomentari orang-orang yang kami lewati,bercerita tentang apa saja yang saat itu teresit dalam otakku.Bian tetap dengan sepeda yang di kayuhnya.

(selepas harmoni,melewati pasar baru dan gunung sahari)
“I wonder how,I wonder why…yesterday you told me’bout the blue blue sky
And all that I can see is just another lemon tree,I’m turning my head up and down
I’m turning turning turning turning turning around
And all that I can see is just a yellow lemon tree.and I wonder.wonder…”
“kamu capek ga sih?”(pertanyaan basa basi yang sebenarnya ga’perlu aku tanyain)
“yah cape lah,gile liat nih betis tambah gede.”canda pangeran kodok sebutan syangku pada Bian sambil mendorong sepeda menyebrangi jalan.

“Wakakakaka betisnya tambah seksi,apalagi bulunya bisa buat bikin kemoceng!”balasku sambil mengikutiny berlari kecil.”Ok,hampir sampai di tujuan nih mengantar putri keong yang manja banget!”
“I wonder how,I wonder why,yesterday you told me’bout the blue blue sky
And all that I can see,and all that I can see,and all that I can see,
Is just a yellow lemon tree.”Akhirnya sampaiiii….,”teriakku.
“terima kasih ya pangeran kodokku sayang,putri keong sudah tiba dengan selamat di istana.”
“Hehehehe… kamu sudah selamat putri keong ,aku yang belum nih…perjuangan belum berakhir putriku…”